UMKU Terlibat Aktif Sukseskan Program Sertifikasi Manajer KDKMP Kemenkop RI

Dosen UMKU yang bertugas sebagai tim asesor dalam kegiatan Uji Kompetensi Nasional Manajer KDKMP. (dok. UMKU)

KUDUS — Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) aktif berpartisipasi dalam rangkaian program nasional penguatan Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi (Kemenkop) Republik Indonesia (RI).

Hal itu menjadi bukti nyata UMKU dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Dukungan itu diwujudkan melalui keterlibatan dosen sebagai fasilitator pelatihan.

Tidak hanya itu, kontribusi UMKU juga ditunjukkan melalui peran kelembagaan dalam koordinasi nasional serta penugasan asesor kompetensi pada pelaksanaan Uji Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Rangkaian kegiatan yang berlangsung sepanjang Juli 2026 menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi dapat berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Pada tahap pelatihan, Manajer Sertifikasi LSP P1 UMKU, Agung Prihandono, S.Kom., M.Cs., mendapat amanah sebagai fasilitator pada Pelatihan SPPI Manajer KDKMP yang diselenggarakan Kementerian Koperasi.

Dalam kegiatan tersebut, Agung mengampu Modul I: Filosofi dan Regulasi Koperasi serta Modul II: Kelembagaan dan Tata Kelola Koperasi, sebagai bagian dari kurikulum pembelajaran bagi para calon Manajer KDKMP.

Di sisi lain, UMKU juga memperoleh kepercayaan dari Perkumpulan Lembaga Sertifikasi Profesi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PLSP PTMA) untuk menjadi bagian dari Tim Person in Charge (PIC) Teknis kerja sama dengan LSP Talenta Wirausaha Nusantara (LSP TWN).

Melalui penugasan tersebut, Ketua LSP P1 UMKU, Ahmad Nur Syafiq,M.Pd. bersama Agung Prihandono, S.Kom., M.Cs., berperan dalam membantu koordinasi teknis penugasan asesor dari jejaring PTMA yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran pelaksanaan Uji Kompetensi BNSP Skema Manajer KDKMP yang dilaksanakan secara serentak di berbagai Tempat Uji Kompetensi (TUK).

Melalui mekanisme tersebut, asesor dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dapat diberdayakan sesuai kompetensi dan wilayah penugasan sehingga proses asesmen berlangsung lebih efektif dan terkoordinasi.

Sebagai bentuk kontribusi nyata di lapangan, LSP UMKU juga menugaskan lima asesor kompetensi pada pelaksanaan uji kompetensi nasional.

Agung Prihandono, S.Kom., M.Cs. dipercaya sebagai Lead Asesor di PMPP TNI Sentul, Bogor (Kolat III Jakarta), sedangkan Hasriyani, M.Farm., Nunung Agus Firmansyah, S.T., M.T., Taftazani Ghazi Pratama, S.Kom., M.Eng., dan Syahrial Aman, S.T., M.T. bertugas sebagai asesor di Pusdik Kowad Kodiklatad, Bandung (Kolat V).

Seluruh proses asesmen dilaksanakan sesuai standar dan pedoman BNSP untuk memastikan kompetensi peserta dinilai secara objektif, valid, dan profesional.

“Rangkaian keterlibatan UMKU dalam Program Nasional Kementerian Koperasi ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai penyelenggara pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing,” ujar Agung Prihandono.

Ia melanjutkan, kontribusi tersebut diwujudkan melalui penguatan kapasitas peserta pelatihan, dukungan terhadap tata kelola sertifikasi profesi, hingga pelaksanaan asesmen kompetensi sesuai standar BNSP.

Melalui sinergi bersama Kementerian Koperasi, PLSP PTMA, LSP TWN, serta berbagai mitra strategis lainnya, UMKU berkomitmen untuk terus memperluas kontribusinya dalam bidang pendidikan, pelatihan, sertifikasi profesi, dan pengembangan ekosistem koperasi Indonesia.

“Semangat kolaborasi tersebut diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan mampu menjadi penggerak pembangunan ekonomi berbasis koperasi di berbagai daerah,” tandasnya. (Humas UMKU)