Lewat KKN-MAs 2026, Mahasiswi UMKU Edukasi Diabetes dan Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Lansia

Mahasiswi UMKU, Taska Najwa Kirana (kiri) saat mengikuti kegiatan KKN-MAs tahun 2026 di Desa Wonorejo, Kabupaten Malang.

KUDUS — Mahasiswi program studi (prodi) S1 Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Taska Najwa Kirana, ikut terlibat dalam program Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAs) tahun 2026.

Mengabdi di Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang sejak 27 Juli hingga 11 September 2026, Taska bersama rekan-rekan satu kelompoknya dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) melaksanakan banyak kegiatan.

Salah satunya, edukasi penyakit tidak menular Diabetes kepada seluruh Lansia di Desa Wonorejo. Program ini pertama kali mereka laksanakan di Posyandu Moringa desa setempat.

Taska yang merupakan Wakil Koordinator Desa (Wakordes) Kelompok 15 KKNMas 2026 mengungkapkan, melalui kegiatan tersebut, ia bersama rekan-rekannya memberikan layanan cek kesehatan gratis berupa pengecekan diabetes, kolestrol, dan asam urat.

“Dalam kesempatan itu, kami juga melaksanakan Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) pertama di Desa Wonorejo,” ungkap Taska, Rabu (16/9/2026).

“Program ini kemudian kami laksanakan setiap minggu di 5 dusun yang ada di Desa Wonorejo,” imbuhnya.

Taska menjelaskan, edukasi serta cek kesehatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari data mengenai tingkat penderita diabetes yang tinggi di kalangan lansia Desa Wonorejo.

“Dari data yang kami terima dari Bidan desa, pengecekan gula darah perlu kami lakukan sebagai monitoring tingkat kesehatan warga,” ujar Taska.

“Melalui kegiatan itu pula, kami berupaya meningkatkan pengetahuan para lansia terkait penyakit diabetes, bagaimana penecegahannya, dan bagaimana cara untuk mengatasinya,” jelasnya.

Lebih lanjut Taska menceritakan, edukasi kesehatan berlangsung baik dan lancar. Setelah pengecekan kesehatan, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan pembagian doorprize menarik. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi senam dan foto bersama.

Taska berharap, kegiatan yang ia laksanakan bersama anggota kelompok 15 KKNMAs dapat memberikan manfaat bagi seluruh lansiang di Desa Wonorejo dan tingkat pengetahuan terhadap penyakit diabetes meningkat.

“Melalui edukasi ini, kami berharap tingkat penderita diabetes dapat menurun dan penderitanya dapat mengontrol kesehatannya secara mandiri melalui gaya hidup yang lebih baik dan rutin untuk melakukan pengecekan kesehatan,” tandasnya. (Humas UMKU/NR)

error code: 521 1