KUDUS — Mahasiswa Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi di Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) telah selesai melaksanakan Praktik Kerja Profesi Apoteker di sejumlah Pedagang Besar Farmasi (PBF) di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Dekan Fakultas Farmasi UMKU, apt. Muhammad Nurul Fadel, M.Farm. mengungkapkan, total ada 60 mahasiswa yang sukses mengikuti praktik kerja profesi Apoteker di PBF angkatan ke-13 ini.
“Praktik kerja profesi apoteker angkatan ini dilaksanakan mulai 8 Juni sampai dengan 4 Juli 2026, alhamdulillah semua berjalan dengan lancar,” ujar Fadel saat dimintai keterangan pada Kamis (23/7/2026).
Ia melanjutkan, praktik kerja profesi mahasiswa kali ini terbagi di 14 PBF di Pulau Jawa. Seperti PBF PT Graha Asih Jaya Semarang, PBF Kalikangkung Perkasa Surabaya, PBF Marga Nusantara Jaya Madiun.
Kemudian ada pula PBF Tirta Husada Farma Pati, PBF Enseval Putera Megatrading Kudus, hingga PBF Demak Sarana Sehat Demak.
Fadel menjelaskan, dengan praktik kerja profesi di PBF, mahasiswa Profesi Apoteker UMKU memahami bagaimana proses distribusi obat sesuai pedoman Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB).
Mahasiswa belajar mulai dari pemesanan, barang datang, checking atau pemeriksaan jumlah obat, kesesuaian obat, penyimpangan obat, sampai dengan distribusi ke sarana pelayanan kesehatan.
“Melalui praktik kerja profesi ini, mahasiswa bisa memahami setiap proses distribusi obat. Karena PBF sebagai pengendalian mutu obat dari industri farmasi untuk didistribusikan ke fasilitas kesehatan tingkat satu maupun tingkat lanjut,” terangnya.
Selama praktik, Fadel menceritakan, mahasiswa UMKU menemui sedikit tantangan. Terlebih berkaitan dengan pengelolaan Cold Chain Product (CCP) yang rawan rusak apabila salah penyimpanan.
Meski demikian, mahasiswa UMKU mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik. Sebab sebelum praktik, kampus telah membekali mahasiswa dengan berbagai materi, baik disampaikan oleh dosen UMKU maupun praktisi.
Tujuannya agar mahasiswa mengetahui capaian kompetisi yang harus didapat selama praktik di PBF, termasuk gambaran seperti apa PBF beroperasi.
Setelah praktik kerja ini, Fadel mengungkapkan, mahasiswa Profesi Apoteker UMKU akan kembali mengikuti praktik lainnya. Mulai dari praktik di Puskesmas, Klinik Herbal, Rumah Sakit, hingga proses peracikan obat di Industri Farmasi.
“Semoga semua kegiatan berjalan lancar dan bermanfaat bagi mahasiswa Profesi Apoteker UMKU,” harap Fadel.