KUDUS — Pelaksanaan Masa Ta’aruf dan Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta-PMB) di Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) tahun akademik 2026/2027 berlangsung interaktif dan edukatif.
Di hari pertama Masta PMB, mahasiswa baru mendapat ilmu tentang Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara langsung dari pihak Komando Distrik Militer (Kodim) 0722 Kudus.
Kemudian di hari kedua, mahasiswa baru mendapat kesempatan untuk bertanya langsung kepada jajaran Wakil Rektor terkait sistem perkuliahan yang akan segera mereka ikuti.
Bersama Wakil Rektor I UMKU, Dr. Sukarmin, M.Kep., Ns., Sp.Kep.MB., mahasiswa mengenal sistem penidikan tinggi di Indonesia, kurikulum program studi dan implementasi Kampus Berdampak.
Lalu bersama Wakil Rektor III UMKU, Dr. Rizka Himawan, S.Psi., M.Psi., mahasiswa baru belajar tentang Growth Mindset mahasiswa, pembentukan karakter mahasiswa yang menghargai kemanuasiaan, dan membangun kesehatan mental mahasiswa.
Selanjutnya, mahasiswa baru juga belajar tentang Penguatan literasi keuangan dan kesejahteraan mahasiswa langsung dengan Wakil Rektor I UMKU, Dr. Bdn. Islami, S.Keb., M.Keb.
Tidak hanya itu, di hari kedua Masta-PMB, mahasiswa baru juga mendapat materi tentang Pengenalan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPKPT) di Perguruan Tinggi serta Pengembangan karakter mahasiswa bersama Dewan Etik UMKU.
Kesempatan bertemu dengan jajaran Wakil Rektor ini pun dimanfaatkan mahasiswa untuk banyak bertanya. Topik yang dibahas pun beragam, mulai dari arah pembelajaran, tips agar menjadi mahasiswa berprestasi, dan lainnya.
Melalui Masta-PMB 2026 ini, Rektor UMKU, Dr. Edy Soesanto, S.Kp., M.Kes. menegaskan, ukuran keberhasilan seorang mahasiswa tidak hanya terletak pada tingginya nilai akademik, tetapi juga pada karya dan manfaat yang dihadirkannya.
Pihaknya menjelaskan, UMKU dibangun melalui tiga nilai dasar, yaitu spiritual, akademik, dan karier.
Nilai spiritual menjadi landasan moral agar ilmu berjalan bersama iman. Nilai akademik membentuk mahasiswa agar menguasai ilmu dan teknologi secara professional dan bertanggung jawab.
Sementara itu, nilai karier mempersiapkan mahasiswa bukan hanya untuk memperoleh pekerjaan tetapi juga menciptakan peluang kerja.
Dengan demikian, nilai spiritual memberikan arah, nilai akademik memberikan kekuatan berpikir, dan nilai karier memberikan kesiapan untuk berkarya.
“Ketiganya harus tumbuh secara seimbang agar mahasiswa UMKU menjadi lulusan yang profesional, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
“Mari kita melangkah dengan semangat Go Better: lebih baik dalam spiritualitas, lebih unggul dalam akademik, lebih siap menghadapi dunia karier, serta lebih nyata dalam berkarya dan berdampak,” ajak Rektor kepada seluruh mahasiswa baru. (Humas UMKU/NR)