KUDUS — Mahasiswa program studi (Prodi) Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) sukses mengikuti rangkaian kegiatan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS) pada Selasa-Minggu, 8-13 September 2026.
Dekan Fakultas Kesehatan UMKU, Dr. Indanah, M.Kep., Ns., Sp.Kep.An. mengungkapkan, total ada 61 mahasiswa Profesi Ners yang mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam pelaksanaan BTCLS ini, UMKU bekerja sama dengan Medical Service & Training 119 (MST 119). Di mana pada hari pertama dan kedua, kegiatan dilaksanakan secara daring dan pada 3 hari terakhir secara luring atau offline.
“Di BTCLS kali ini, mahasiswa mendapat pelatihan tambahan berupa keterampilan membaca EKG (Elektrokardiogram) yang biasanya tidak diberikan pada BTCLS namun saat ATCLS (Advanced Trauma Cardiac Life Support),” ungkap Indanah, Senin (14/9/2026).
Pihaknya menuturkan, di hari terakhir BTCLS, mahasiswa Profesi Ners UMKU diajarkan tentang alur penanganan bencana berupa kecelakaan lalu lintas.
Tindakan penyelamatan dilakukan mulai dari lokasi kejadian, menuju ke lokasi aman, sampai ke Rumah Sakit (RS), hingga bagaimana menangani korban kecelakaan ketika sudah di RS.
“Kami berharap, melalui BTCLS ini, kompetensi yang ditargetkan terkait tata laksana Bantuan Hidup Dasar (BHD) bisa dikuasai mahasiswa,” ujar Indanah.
“Karena, salah satu syarat kompetensi yang diharapkan RS bagi seorang perawat bukan hanya ijazah Ners saja, namun juga harus mempunyai keterampilan dasar BTCLS, dibuktikan dengan mengikuti pelatihan yang tersertifikasi,” jelasnya.
Indanah melanjutkan, pelatihan BTCLS merupakan kegiatan wajib bagi mahasiswa Profesi Ners yang sudah lulus Uji Kompetensi (UKOM) sebelum akhirnya Sumpah Profesi.
“Jadi, mahasiswa yang sudah lulus UKOM, dilanjutkan BTCLS, baru Sumpah Profesi,” tegasnya. (Humas UMKU/NR)