Jadi Tuan Rumah Konsolidasi Triwulan, UMKU Dukung Penguatan Sinergi Hizbul Wathan se-Pati Raya

Pimpinan Hizbul Wathan se-Pati Raya yang mengikuti Rapat Konsolidasi Triwulan di Ruang Serbaguna UMKU pada Minggu, 7 Juni 2026. (dok. UMKU)

KUDUS — Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) sukses menjadi tuan rumah Rapat Konsolidasi Triwulan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) se-Pati Raya pada Sabtu (6/6/2026).

Bertempat di Ruang Serbaguna 1 UMKU, momentum ini dinilai strategis dalam memperkuat sinergi antar Kwartir Daerah (Kwarda) dan Qabilah Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA), sekaligus mematangkan agenda besar kepanduan di wilayah eks-Keresidenan Pati.

Sebagai tuan rumah, Qabilah Raden Umar Said UMKU menyambut langsung kehadiran para petinggi kepanduan. Ramanda Hilmy, mewakili UMKU, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada kampus Kota Kretek ini untuk memfasilitasi forum krusial tersebut.

Diketahui, forum ini dihadiri oleh jajaran krusial organisasi. Mulai dari Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Kwarda HW se-Pati Raya.

Kemudian Ketua dan anggota Majelis Dikdasmen se-Pati Raya, Dewan Kafilah, Qabilah PTMA, serta Dewan Sugli se-Pati Raya. Termasuk Ketua Kwartir Wilayah (Kwarwil) HW Jawa Tengah, Ramanda Taufiq, didampingi Ramanda Senen Budiarto dan Bunda Ema.

Koordinator HW Pati Raya, Ramanda Choiruzeid, menegaskan bahwa pertemuan di UMKU ini sangat penting untuk menyamakan langkah dan memperkuat roda organisasi agar gerak kepanduan di seluruh daerah semakin solid.

Sementara itu, Ketua Kwarwil HW Jawa Tengah, Ramanda Taufiq, yang membuka acara secara resmi di UMKU, mengingatkan kembali peran besar gerakan ini dalam mencetak generasi tangguh sesuai amanat Surat An-Nisa ayat 9.

“Hizbul Wathan memiliki tanggung jawab untuk mencetak generasi yang kuat. Hizbul Wathan adalah kawah candradimuka perkaderan umat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah,” tegas Ramanda Taufiq.

Ia juga berpesan agar seluruh kader dan pimpinan yang hadir di UMKU menjaga integritas tinggi, berpegang pada Undang-Undang HW ke-10, serta mengamalkan prinsip “sedikit bicara, banyak bekerja” yang tertuang dalam Mars Hizbul Wathan.

Selain menjadi wadah penguatan internal organisasi dan evaluasi peran Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), forum di UMKU ini juga menelurkan keputusan teknis terkait agenda besar terdekat.

“Kami berharap setiap kwartir daerah mampu menyusun program yang tersistem, terukur, dan terstruktur mulai dari jenjang Tunas Athfal, Athfal, Pengenal, Penghela hingga Penuntun. Semangat Fastabiqul Khairat harus menjadi ruh gerakan seluruh kader Hizbul Wathan,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Ramanda Taufiq juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terselenggaranya Konsolidasi Triwulan Hizbul Wathan se-Pati Raya serta berharap forum tersebut menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan gerakan kepanduan Muhammadiyah.

Konsolidasi ini sukses merampungkan dan menyempurnakan petunjuk teknis pelaksanaan Mahrojan Penghela Se-Pati Raya tahun 2026.

Agenda akbar tersebut rencananya akan digelar pada Juli 2026 mendatang di Objek Wisata Goa Crawang, Kabupaten Blora, dengan melibatkan peserta jenjang Penghela se-Pati Raya serta penuntun se-Jawa Tengah.

Melalui suksesnya kepengurusan UMKU sebagai tuan rumah, Gerakan Kepanduan HW se-Pati Raya kini semakin siap melangkah sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi muda yang berkarakter dan berintegritas. (NR)