Dosen UMKU Beri Edukasi Penggunaan Obat Bagi Peserta Prolanis di Puskesmas Sidorekso

Foto bersama tim dosen dan mahasiswa PKPA UMKU bersama peserta Prolanis di Puskesmas Sidorekso, Kudus. (dok. UMKU)

KUDUS — Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) bersama mahasiswa program studi (prodi) Profesi Apoteker, melaksanakan program Pelayanan Informasi Obat (PIO) di Puskesmas Sidorekso, Kabupaten Kudus pada Selasa (4/8/2026).

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini menyasar puluhan peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Sidorekso. Ada yang hipertensi sampai dengan Diabetes Melitus (DM).

Adapun tim dosen UMKU yang melaksanakan PKM kali ini terdiri atas apt. Riana Putri Rahmawati, M.Farm, apt. Eko Retnowati, M.Si, M.Farm, apt. Galih Kurniawan, M.Farm, Hasriyani, M.Farm, dan apt. Autsan Dwi Banowati, M.Pharm.

Termasuk sejumlah mahasiswa program studi (prodi) Profesi Apoteker UMKU yang sedang mengikuti Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di puskesmas tersebut.

apt. Riana Putri sekaligus dosen pembimbing PKPA menjelaskan, PIO disampaikan dengan interaktif melalui penyuluhan, diskusi, serta konsultasi mengenai penggunaan obat yang benar, aman, dan rasional.

Dalam penyampaian materi, tim pengabdian menjelaskan pentingnya kepatuhan dalam mengonsumsi obat sesuai dosis dan jadwal yang telah ditentukan oleh tenaga kesehatan.

“Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai cara penyimpanan obat yang tepat, pengenalan efek samping obat, interaksi obat dengan makanan maupun obat lain, serta pentingnya tidak menghentikan pengobatan tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker,” jelas Riana Putri.

Ia melanjutkan, edukasi yang disampaikan tim dosen UMKU ini mendapat sambutan yang sangat baik dari peserta.

Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait penggunaan obat sehari-hari, terutama mengenai obat antihipertensi dan antidiabetes yang rutin dikonsumsi.

Melalui sesi diskusi, peserta memperoleh kesempatan untuk mengklarifikasi berbagai informasi yang selama ini masih menjadi keraguan.

Riana Putri mengungkapkan, PKM ini juga menjadi sarana bagi dosen dan mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu kefarmasian secara langsung kepada masyarakat sebagai bentuk kontribusi nyata dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Melalui kegiatan pengabdian ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya penggunaan obat secara bijak dan rasional sehingga mampu meningkatkan kepatuhan terapi, mencegah terjadinya kesalahan penggunaan obat, serta mendukung peningkatan kualitas hidup pasien Prolanis,” terangnya.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, khususnya apoteker, apabila mengalami kendala atau memiliki pertanyaan terkait penggunaan obat.

Kepala Puskesmas Sidorekso, drg. Novita Rizka Yuniarti menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan PKM tentang PIO oleh dosen bersama mahasiswa UMKU.

Sebab menurut drg. Novita, edukasi mengenai penggunaan obat merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan keberhasilan terapi pada pasien penyakit kronis.

“Kami berharap, kolaborasi antara UMKU dengan fasilitas pelayanan kesehatan Puskesmas Sidorekso dapat terus berlanjut guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di masyarakat,” harapnya. (Humas UMKU/NR)