KUDUS — Dalam momentum Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2026/2027, Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) membuka jalur beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP-K).
Diketahui, KIP-K merupakan program bantuan biaya pendidikan dari pemerintah Indonesia untuk lulusan SMA sederajat yang memiliki potensi akademik baik namun memiliki keterbatasan ekonomi.
Beasiswa KIP-K mencakup bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan biaya hidup, bertujuan meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi siswa tidak mampu.
Dari total 18 program studi (prodi) yang membuka pendaftaran mahasiswa baru, hanya 10 prodi yang bisa dipilih melalui jalur beasiswa KIP-K, terbagi atas 2 prodi kesehatan dan 8 prodi non-kesehatan.
Kepala Biro Humas dan Admisi UMKU, Moh. Aris Prasetiyanto, S.Pd., M.Pd. mengungkapkan, prodi kesehatan yang membuka pendaftaran beasiswa KIP-K adalah S1 Administrasi Rumah Sakit (ARS) dan S1 Gizi.
Sementara untuk prodi non-kesehatan terdiri atas S1 Teknik Industri, S1 Sistem Informasi, S1 Ilmu Komputer, S1 Ekonomi Syariah, S1 Akuntansi, S1 Hukum, S1 Bisnis Digital, dan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
“Dengan daftar kuliah di UMKU melalui beasiswa KIP-K, mahasiswa baru berkesempatan bebas biaya kuliah sampai lulus, bebas uang gedun, dan mendaoat bantuan biaya hidup berupa uang saku,” jelas Aris pada Rabu, 17 Juni 2026.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, sebelum mendaftar jalur beasiswa KIP-K, calon mahasiswa wajib memiliki nomor KIP-K dan kode akses.
Bagi yang belum memiliki dua hal tersebut, pendaftaran KIP-K bisa dilakukan calon mahasiswa dengan membuka website resmi KIP-K di laman kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id.
“Di halaman website tersebut, calon mahasiswa perlu melalukan pendaftaran dan mengisi datang lengkap serta mengunggah beberapa berkas, seperti KK, foto rumah, dan lainnya,” ujar Aris.
“Setelah semua syarat dipenuhi, calon mahasiswa akan mendapat nomor KIP-K dan kode akses yang bisa digunakan untuk mendaftar kuliah di UMKU,” imbuhnya.
Tahapan selanjutnya untuk mendaftar sebagai mahasiswa UMKU jalur KIP-K, bisa dilanjutkan dengan membuka laman PMB UMKU melalui sipenmaru.umku.ac.id.
Kemudian pendaftar memilih jalur beasiswa KIP-K, lalu mengisi data diri sampai dengan memilih program studi (prodi) yang diinginkan.
“Selesaikan pendaftaran sampai dengan tahap unggaj berkas dan tes TPA (Tes Potensi Akademik),” kata Aris.
Ketika sudah mendaftar di kedua website itu, calon mahasiswa tinggal menunggu jadwal seleksi. Informasi lebih lanjut tentang PMB UMMU akan disampaikan panitia melalui grup WhatsApp yang dibuat khusus bagi pendaftar jalur KIP-K.
Menurut Aris, selain seleksi berkas, calon mahasiswa juga akan diwawancara oleh tim penguji. Untuk jadwalnya akan disampaikan lebih lanjut oleh tim Admisi UMKU.
“Tahap terakhir beasiswa KIP-K, mahasiswa perlu menunggu hasil semua rangkaian beasiswa. Jika lolos melanjutkan dengan daftar ulang dan resmi menjadi mahasiswa penerima KIP-K,” jelas Aris.
Dengan adanya jalur beasiswa ini, Aris mengajak seluruh anak bangsa yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, bisa mendaftar ke UMKU.
Informasi lebih lanjut tentang beasiswa KIP-K maupun PMB UMKU, bisa ditanyakan langsung ke Kantor pelayanan PMB di Crystal Building Kampus 1 UMKU yang buka Senin sampai dengan Sabtu.
Atau juga bisa melalui media sosial UMKU, seperti Instagram atau TikTok. Termasuk hotline UMKU di nomor 082231140018 yang juga aktif di WhatsApp. (NR)