Cetak Tenaga Ahli, S1 Farmasi UMKU Tawarkan Pembelajaran Lengkap dari Formulasi hingga Uji Klinis

Mahasiswa S1 Farmasi UMKU sedang praktik di Laboratorium. (dok. Humas-Admisi UMKU)

KUDUS — Industri kesehatan yang terus berkembang pesat berbanding lurus dengan tingginya kebutuhan akan tenaga ahli kefarmasian yang kompeten.

Merespons tantangan tersebut, Program Studi (Prodi) S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) hadir dengan kurikulum aplikatif yang dirancang matang untuk mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.

Prodi yang telah mengantongi akreditasi Baik Sekali ini tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori, melainkan kesiapan menyeluruh mulai dari penguasaan teknologi sediaan farmasi hingga pelayanan klinis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Kepala Biro Humas dan Admisi UMKU, Moh. Aris Prasetiyanto, S.Pd., M.Pd. mengungkapkan, prospek karier lulusan S1 Farmasi UMKU sangat terbuka lebar di berbagai sektor strategis.

“Setelah lulus, mahasiswa S1 Farmasi UMKU memiliki proses karier luas, baik itu di fasilitas kesehatan maupun perusahaan nasional,” ujar Aris.

Ia menjelaskan, dengan belajar di prodi Farmasi, mahasiswa akan mempelajari secara mendalam tentang obat-obatan. Mulai dari identifikasi bahan baku, pengembangan, serta formulasi.

Termasuk belajar tentang pembuatan, pengemasan, penyimpanan, distribusi, dan penggunaan obat yang aman, efektif, dan berkualitas untuk pencegahan serta pengobatan penyakit.

“UMKU memiliki laboratorium lengkap guna menunjang pembelajaran mahasiswa. Selain itu, mahasiswa S1 Farmasi UMKU berkesempatan praktik langsung di apotek, rumah sakit, hingga industri farmasi,” terangnya.

Lebih lanjut Aris menginformasikan, berkuliah di prodi S1 Farmasi UMKU, mahasiswa akan mendapat banyak materi pembelajaran bidang kefarmasian.

Aris memerinci, materi yang dipelajari di antaranya tentang Formulasi dan Pembuatan Sediaan Obat. Bidang ini fokus pada perancangan dan pembuatan sediaan obat, mulai dari skala laboratorium hingga produksi besar.

Kemudian tentang Analisis Obat dan Bahan Alam. Mahasiswa mempelajari metode analisis untuk mengevaluasi kualitas obat dan bahan alam, termasuk uji kualitas produk farmasi, identifikasi senyawa aktif, dan pengujian efek terapeutik.

Lalu terkait Quality Control & Assurance. Dalam bidang quality control, melibatkan pengujian kualitas produk dari bahan baku hingga produk jadi. Sedangkan dalam quality assurance, menjamin bahwa semua proses produksi memenuhi standar kualitas dan regulasi.

Selain itu, mahasiswa juga belajar tentang Manajemen Apotek dan Rumah Sakit. Belajar mengelola, termasuk penyimpanan, distribusi, dan pemantauan obat, serta penerapan sistem manajemen.

“Kurikulum yang dipelajari mahasiswa S1 Farmasi UMKU juga lengkap dan aplikatif. Seperti kimia farmasi dan farmasetika, farmasi klinis, farmakologi dan toksikologi, serta manajemen farmasi,” jelasnya.

Dengan banyaknya kelebihan yang dimiliki prodi S1 Farmasi UMKU, Aris mengajak seluruh masyarakat Kudus dan sekitarnya yang ingin belajar tentang kefarmasian, bisa mendaftar di UMKU.

Pendaftaran mahasiswa baru UMKU bisa dilakukan secara daring atau online melalui laman resmi sipenmaru.umku.ac.id.

Informasi lebih lanjut tentang PMB UMKU bisa didapat dengan datang langsung ke Kantor Layanan PMB UMKU di Crystal Building Kampus 1 UMKU yang buka Senin-Sabtu atau melalui WhatsApp PMB UMKU di nomor 082231140018. (NR)