KUDUS — Mengawali Senin setelah libur panjang, civitas academica Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) memulai dengan mengikuti Pengajian di ruang Serbaguna 1 pada Senin, 18 Mei 2026.
Mendekati lebaran Iduladha 1447 H, pengajian rutin UMKU kali ini mengusung tema “Spirit Qurban: Menumbuhkan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial di Lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA)”.
Adapun narasumber pengajian ini dari Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kudus, Abdul Wahid, S.Pd. M.H. Kemudian jalannya pengajian dipandu oleh moderator Dosen Teknik Industri UMKU, H. Syahrial Aman, S.T., M.T.
Pengajian yang diikuti ratusan tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan UMKU ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor 3 UMKU, Dr. Rizka Himawan, S.Psi., M.Psi. sekaligus menyampaikan sambutan di hadapan semua keluarga besar UMKU.
Usai sambutan dari pimpinan, jalannya pengajian kemudian dilanjutkan oleh narasumber. Dalam kesempatan tersebut, Abdul Wahid menjelaskan tentang Spirit Qurban dalam menumbuhkan keikhlasan.
Ia mengungkapkan, ada 4 definisi ikhlas yang boda disimpulakn dari sejumlah pendapat ulama. Pertama, meniatkan suatu amalan hanya untuk Allah.
Kedua, tidak mengharap-harap pujian manusia dalam beramal. Ketiga, kesamaan antara sesuatu yang tampak dan yang tersembunyi. Keempat, mengharap balasan dari amalannya di akhirat.
“Salah satu bentuk keikhlasan dalam berkurban dijelaskan dalam QS. Al-An’am ayat 162 yang memiliki arti, ‘Katakanlah: Sesungguhnya salatku, sembelihku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah Rabb semesta alam’,” ungkap Abdul Wahid.
Lebih lanjut, pihaknya juga menjelaskan tentang Spirit Qurban untuk Menumbuhkan Kepedulian Sosial. Beberapa ayat Al-Qur’an yang menjelaskan tentang kepedulian sosial yang tumbuh dengan berkurban dijelaskan, seperti pada QS. Al-hajj ayat 28 dan 36.
Kemudian ia juga menjelaskan tentang beberapa Hadits yang menjelaskan tentang kepedulian sosial melalui qurban. Seperti HR. Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir no. 13646, serta HR. Ahmad no. 9675, HR. Bukhari no. 5249, dan Muslim no.1974.
Melalui pengajian tentang Spirit Qurban ini, Abdul Wahid berharap, civitas academica UMKU makin mengetahui tentang kemuliaan dengan ber-qurban saat Iduladha. Baik bisa menumbuhkan keikhlasan dan kepedulian sosial.
“Semoga pengajian ini dapat bermanfaat bagi semua civitas academica UMKU, yang pada akhirnya bisa memupuk keikhlasan dan kepedulian sosial bersama,” tutupnya. (NR)