Dua Mahasiswa UMKU Raih Juara 2 Kompetisi Nasional AIPTeLMMA 2026

Mahasiswa D4 TLM UMKU yang berhasil menjadi Juara 2 Kompetisi Nasional AIPTeLMMA 2026 kategori Story Telling, Auralia Fierda Al-Hafiezh (kanan) dan Aura Putri Maharani (kiri). (dok, Humas-Admisi)

KUDUS — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) berhasil menorehkan prestasi dalam Kompetisi Nasional yang diselenggarakan AIPTeLMMA (Asosiasi Institusi Perguruan Tinggi Teknologi Laboratorium Medik Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah) tahun 2026.

Dua mahasiswa program studi (prodi) D4 Teknologi Laboratorium Medis (TLM) UMKU, yaitu Auralia Fierda Al-Hafiezh dan Aura Putri Maharani berhasil menjadi Juara 2 kategori Story Telling dalam Kompetisi Nasional AIPTeLMMA yang diikuti seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiah (PTMA) se-Indonesia tersebut.

Keduanya mengaku kaget ketika diumumkan menjadi Juara 2 dalam kompetisi tingkat nasional itu. Sebab menurut mereka, tidak ada persiapan khusus yang dilakukan sebelum mengikuti lomba.

Auralia Fierda Al-Hafiezh atau akrab disapa Hafiezh menceritakan, informasi terkait Kompetisi Nasional AIPTeLMMA diketahui dari salah satu dosen prodi TLM UMKU.

Kemudian ia ditawari untuk mengikuti lomba kategori Story Telling bersama teman satu kelasnya, Aura Putri Maharani atau akrab disapa Aura.

“Kami awalnya menolak waktu diminta untuk ikut, tapi akhirnya kami setuju dan mengirimkan video story telling untuk dilombakan,” ungkap Hafiezh pada Senin, 18 Mei 2026.

Dalam lomba tersebut, Hafiezh dan Aura membuat video dan menjelaskan tentang peran TLM dalam mewujudkan generasi sehat dan masa depan hebat menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Tidak sebatas menjelaskan, keduanya juga menunjukkan fasilitas-fasilitas Laboratorium yang biasa digunakan mahasiswa TLM UMKU praktikum.

“Setelah proses rekaman sampai edit selesai, video kami unggah di Youtube pribadi kami dan link-nya kami kirim ke panitia kompetisi. Video yang kami unggah berjudul ‘Peran TLM dalam Mewujudkan Generasi Sehat dan Masa Depan Hebat’, ungkapnya.

Sementara itu, rasa tidak terpacaya bisa menjadi Juara 2 kompetisi nasional masih dirasakan Aura. Mahasiswa semester 4 tersebut mengaku sangat santai saat menyiapkan video lomba bersama Hafiezh.

Bahkan menurutnya, tidak ada kendala apapun saat mengambil video ataupun menyiapkan naskah terkait peran TLM.

“Kendala tidak ada sama sekali, jadi masih tidak menyangka bisa Juara 2,” katanya dengan wajah bahagia.

Kini setelah berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional, Aura dan Hafiezh ingin kembali mengikuti lomba-lomba lainnya. Terlebih mereka juga memiliki cukup pengalaman mengikuti beberapa lomba sejak SMP maupun SMA.

“Kami berharap kampus aktif menginformasikan lomba-lomba kepada mahasiswa, sehingga kami bisa ikut serta dan menorehkan prestasi untuk UMKU,” ungkap Aura.

Di sisi lain, rasa bangga dan senang atas raihan mahasiswa prodi D4 TLM UMKU hadir dari Kaprodi TLM UMKU, Yunita Rusidah, S.Si., M.Si. Ia mengaku bersyukur bahwa anak didiknya bisa menorehkan prestasi tingkat nasional.

“Kami sangat bersyukur, karena ini menunjukkan bahwa mahasiswa TLM UMKU mampu berkompetisi dan bersaing dengan perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” ujarnya.

Dengan berhasil meraih prestasi ini, mahasiswa TLM bisa memperluas kesempatan menjadi mahasiswa terbaik saat wisuda nanti.

Sebagai informasi, Kompetisi Nasional AIPTeLMMA 2026 dibuka sejak 15 Desember 2025 lalu. Waktu registrasi dibuka pada 15-31 Desember 2025. Kemudian pengumpulan karya pada 1-31 Januari 2026, Penjurian 5-23 Februari 2026, dan Pengumuman pada 17 April 2026.

Ada beberapa kategori lomba dalam kompetisi ini, terdiri atas Lomba Ilmiah (Video Pembelajaran dan Poster Ilmiah) dan Lomba Non-Ilmiah (Micro Photo Chollege, Video baca Al-Qur’an, Story Telling, dan Menyayikan Lagu Mars Muhammadiyah/Mars ‘Aisyiyah). (NR)