KUDUS — Lulus kuliah dari Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) langsung diterima kerja bukan sekadar wacana. Hal itu dibuktikan oleh salah satu alumnus UMKU, Muhammad Akbar Faizun, A.Md.Kep.
Kuliah di program studi (prodi) D3 Keperawatan mulai tahun 2017, Akbar berhasil lulus pada tahun 2020 dan langsung bekerja di lembaga pusat pelatihan SDM kesehatan, Smart Emergency.
Akbar bercerita, bekerja di bidang kesehatan bukanlah cita-citanya sejak kecil. Selama sekolah ia lebih suka olahraga dan bahkan memilih jurusan IPS saat di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).
Namun saat lulus SMA, orang tua Akbar tiba-tiba menyarankannya untuk kuliah di prodi kesehatan UMKU. Sebagai anak, Akbar pun akhirnya mengikuti saran orang tuanya dan mendaftar D3 Keperawatan UMKU.
“Pas awal kuliah banyak kagetnya dan penuh perjuangan, apalagi saat praktik. Macam-macam lah yang dirasakan waktu awal kuliah di Keperawatan,” cerita Akbar.
Meski demikian, Akbar akhirnya bisa beradaptasi dengan baik dan mulai menyukai bidang kesehatan. Hal itu karena banyak hal yang diajarkan oleh dosen-dosen UMKU ditunjang dengan berbagai fasilitas kesehatan yang ada.
“Waktu awal-awal kuliah saya belajar banyak di UMKU, banyak pengenalan, banyak fasilitas, waktu praktik juga saya sangat terbantu sekali,” katanya.
Salah satu hal yang paling berkesan baginya saat kuliah di UMKU adalah saat praktik di sebuah Rumah Sakit Jiwa di Magelang. Awalnya ia cukup kaget bertemu dengan para pasien, tapi dari situ Akbar banyak belajar dan makin menyukai jurusan yang dipilihnya.
Dengan berbagai pengalaman yang dilakukan selama kuliah, Akbar akhirnya langsung diterima kerja setelah lulus. Bekerja di Smart Emergency, ia bertugas menjadi staf administrator dalam pelatihan kegawatdaruratan bidang kesehatan sesuai standar dan profesional.
“Selama tiga tahun bekerja di Smart Emergency saya banyak keliling ke berbagai tempat untuk memberikan pelatihan sebagai staf administrator. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan dan lainnya,” terangnya.
Di samping aktif bekerja saat itu, Akbar juga mengikuti seleksi Calon Aparatur Negeri Sipil (CASN) di bidang kesehatan. Beruntung, dalam formasi yang dibuka, Akbar lolos menjadi ASN dan ditempatkan di RSUD Kartini Jepara.
Kini Akbar pun aktif sebagai instruktur untuk memberikan pelatihan kegawatdaruratan di berbagai tempat, termasuk jaga poliklinik di RSUD seminggu dua kali.
“Jadi, dengan kuliah di UMKU memiliki peluang kerja sangat luas. Teman-teman seangkatan saya juga bekerja di bidang kesehatan semua,” ungkap Akbar.
Dirinya pun mengajak calon mahasiswa yang masih ragu untuk tidak ragu memilih UMKU sebagai tempat melanjutkan pendidikan tinggi yang tepat. (NR)