UMKU Kirim 20 Atlet ke Muhammadiyah Games 2026, Rektor: Jaga Sportivitas dan Silaturahmi

Foto bersama tim Tapak Suci dan tim Bola Voli UMKU bersama jajaran pimpinan sebelum mengikuti Muhammadiyah Games 2026, Rabu, 13 Mei 2026. (dok. Humas-Admisi)

KUDUS — Jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) melepas keberangkatan sejumlah mahasiswa yang akan mengikuti kejuaraan olahraga tingkat nasional bertajuk “Muhammadiyah Games 2026” pada Rabu, 13 Mei 2026.

Dalam ajang olahraga yang akan diikuti seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) di Indonesia tersebut, ada 20 mahasiswa UMKU yang ikut serta dalam 2 cabang olahraga (cabor).

Terbagi atas 8 atlet cabor Tapak Suci dengan didampingi 2 orang ofisial, dan 12 atlet cabor Voli dengan didampingi 3 ofisial.

Rektor UMKU, Dr. Edy Soesanto, S.Kp., M.Kes. didampingi Wakil Rektor 3 Dr. Rizka Himawan, S.Psi., M.Psi. berpesan, kepada seluruh mahasiswa UMKU yang bertanding, harus mengutamakan sportivitas.

Menurut Rektor, Muhammadiyah Games 2026 ini merupakan ajang silaturahmi seluruh PTMA di Indonesia. Sebab itu, perlu dimanfaatkan untuk mempererat persaudaraan.

“Melalui semangat sportivitas, mari jadikan ajang olahraga ini sebagai tempat untuk saling mengenal dan mempererat persaudaraan,” ungkap Rektor saat melepas kontingen UMKU.

Meski demikian, Dr. Edy tetap berharap, seluruh mahasiswa UMKU yang ikut serta dalam Muhammadiyah Games 2026 mampu meraih hasil yang diharapkan.

Melalui ajang ini pula, diharapkan menjadi langkah awal tim bola voli UMKU untuk meraih prestasi-prestasi berikutnya. Termasuk untuk tim Tapak Suci, diharapkan bisa memperoleh prestasi kembali.

“Selamat berjuang untuk semuanya, semoga mampu meraih hasil yang diharapkan,” tegasnya.

Sebagai informasi, Muhammadiyah Games 2026 menghadirkan berbagai cabang olahraga. Diantaranya ada cabor Tapak Suci, Atletik, Panahan, Bulu Tangkis, Tenis Meja, hingga Bola Voli Indoor. Lokasi pertandingan ada di Yogyakarta, Solo, dan Purwokerto.

Ajang olahraga ini bukan hanya sebatas kompetisi semata, tetapi juga sebagai ruang kebersamaan dan penguatan nilai-nilai persaudaraan generasi muda Muhammadiyah-‘Aisyiyah di Inonesia. (NR)