UMKU Jadi Tuan Rumah Pengajian Ramadan Muhammadiyah-Aisyiyah se-Pati Raya

Para peserta Pengajian Ramadan 1447 H Muhammadiyah-'Aisyiyah se-Pati Raya yang bertempat di Crystal Building UMKU pada Ahad, 8 Maret 2026. (dok. Humas-Admisi UMKU)

KUDUS — Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) menjadi tuan rumah dalam kegiatan Pengajian Ramadan 1447 H Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah regional Pati Raya yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah pada Ahad, 8 Maret 2026.

Bertempat di Crystal Building Kampus 1 UMKU, ratusan kader Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dari Kabupaten Kudus, Pati, Jepara, Rembang, Blora, sampai dengan Grobogan, hadir langsung dalam pengajian ini.

Para peserta yang datang bukan hanya pengurus masing-masing daerah, tapi juga ada dari unsur pimpinan ranting hingga guru-guru SMA/SMK/MA Muhammadiyah di wilayah Kabupaten Kudus.

Adapun kegiatan kolaborasi antara PWM Jateng dan UMKU ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta doa, kemudian dilanjutkan sambutan-sambutan.

Sambutan pertama oleh Wakil Rektor III UMKU Dr. Rizka Himawan, S.Psi., M.Psi, lalu Koordinator Daerah Pati Raya, Muhammad Luqman, S.Pd. serta Bendahara PWM Jateng, Prof. Dr. H. Sofyan Anif, M.Si.

Wakil Rektor III UMKU Dr. Rizka Himawan, S.Psi., M.Psi mengucapkan selamat datang sekaligus terima kasih kepada semua peserta pengajian ramadan yang hadir di UMKU hari ini.

Pihaknya juga berterima kasih kepada PWM Jawa Tengah yang telah mempercayai UMKU menjadi tuan rumah dalam kegiatan Pengajian Ramadan 1447 H Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah regional Pati Raya.

“Terima kasih atas kehadiran bapak ibu semua. Semoga pengajian ini membawa keberkahan untuk semua, dan semoga acara bisa berjalan dengan lancar dari awal sampai akhir,” ujarnya.

Ucapan terima kasih atas kehadiran para peserta juga disampaikan oleh Koordinator wilayah Pati Raya, Muhammad Luqman, S.Pd.

“Terima kasih atas perhatian bapak ibu semuanya yang telah meluangkan waktu dan mementingkan hadir dalam pengajian ini,” ujarnya.

Ia berharap, para kader Muhammadiyah-‘Aisyiyah yang hadir tidak sebatas datang untuk mengaji, tapi menegaskan pada diri masing-masing bahwa mengaji adalah hal yang penting.

Dengan begitu Luqman yakin, kehadiran para peserta dalam pengajian ini akan memberikan manfaat dan keberkahan bagi semua.

“Tata niat kita, bahwa kita datang ke sini bukan sebatas mengaji, tapi mengaji itu penting,” tegasnya.

Sementara itu, Bendahara PWM Jateng, Prof. Dr. H. Sofyan Anif, M.Si. menyampaikan, di tengah perkembangan zaman seperti sekarang, pendalaman akidah dan tauhid dalam beragama harus dikuatkan.

Untuk itu, pihaknya menegaskan bahwa mengikuti pengajian seperti ini sangat penting dilakukan. Bukan sebatas menjadi formalitas semata dengan hanya datang lalu pulang, namun benar-benar diamalkan.

“Mengaji itu penting, tidak hanya formalitas. Semoga pengajian ini tidak hanya ada saat bulan ramadan seperti sekarang, tapi setelah puasa juga,” harapnya.

Lebih lanjut, usai sambutan-sambutan, Pengajian Ramadan di UMKU kali ini dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan kuliah umum. Materi pertama tentang Akidah Islam Berkemajuan oleh Wakil Ketua PWM Jateng, Prof. Dr. Zakiyyudin Baidhawy, M.Ag.

Materi kedua tentang Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) oleh Anggota Majelis Tarjid dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. KH. Agus Purwanto, D. Sc.

Materi terakhir tentang aktivasi SatuMu (Satu Data Muhammadiyah) oleh tim media dari Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah dan PWM Jateng.

Melalui kegiatan ini, diharapkan memberi keberkahan bagi seluruh peserta yang hadir. Termasuk berkah bagi UMKU sebagai tuan rumah. (NR)