KUDUS — Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) menggelar pengajian rutinan yang diikuti oleh seluruh Badan Badan Pengurus Harian (BPH), dosen, dan pegawai di Ruang Serbaguna 1 UMKU pada Senin, 26 Januari 2026.
Mengusung tema “Aplikasi Khittoh dan Kepribadian Muhammadiyah di Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA)”, pengajian rutinan kali ini menggandeng perwakilan dari Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. Ghofar Ismail, S.Ag., M.Ag.
Sebelum kegiatan dimulai, Rektor UMKU Dr. Edy Soesanto, S.Kp., M.Kes. memberikan kata sambutan. Kemudian jalannya pengajian dipimpin oleh Kepala Biro Humas dan Admisi UMKU, Moh. Aris Prasetiyanto, S.Pd., M.Pd.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ghofar mengungkapkan bahwa ada 164 PTMA atau 4 persen dari total perguruan tinggi yang ada di Indonesia. UMKU menjadi salah satunya yang kini sudah mengantongi akreditasi Baik Sekali.
Pihaknya juga menjelaskan tentang kepribadian Muhammadiyah yang mencakup tentang hakikat, dasar amal usaha, pedoman amal usaha, maupun sifatnya.
“Muhammadiyah adalah persyarikatan yang merupakan Gerakan Islam. Maksud gerakannya ialah Dakwah Islam dan Amar Ma’ruf Nahi Munkar yang ditujukan kepada dua bidang: perseorangan dan masyarakat,” ungkap Dr. Ghofar dihadapan ratusan civitas academica UMKU.
Kemudian, pihaknya juga menjelaskan tentang Khittoh Muhammadiyah yang bisa diimplementasikan pada PTMA. Mulai dari pengetahuan dan karakter, profesionalitas dan kompetensi, potensi dan pengembangan, hingga kemanfaata dan kemaslahatan bagi semesta.
“Islam adalah agama yang menghidupkan, mencerahkan, dan berkemajuan,” tegasnya.
Lebih lanjut, dalam kesempatan tersebut Dr. Ghofar juga mengutip tentang strategi dan spririt yang bisa diambil dari Q.S Al-‘Ashr. Mulai dari spririt berintegritas (aqidah dan ibadah), beramal salih (berilmu dan beramal), hingga sadar sistem jaringan (kebenaran dan kesadaran).
“Tanamlah pikiran raihlah perbuatan, tanamlah perbuatan raihlah kebiasaan, tanamlah kebiasaan raihlah watak, tanamlah watak raihlah nasib,” tutupnya.
Adapun pengajian ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Dr. Ghofar. Pihaknya berharap, melalui pengajian ini civitas academica UMKU makin memahami dan mampu mengimplementasikan khittoh dan kepribadian Muhammadiyah di PTMA. (NR)