Tingkatkan Kualitas Layanan, Tendik UMKU Ikuti Pelatihan Service Excellent

Tenaga Kependidikan UMKU saat foto bersama usai mengikuti pelatihan Service Excellent di ruang Serbaguna 1 UMKU pada Senin, 9 Februari 2026. (dok. UMKU)

KUDUS — Puluhan Tenaga Kependidikan (Tendik) di Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) mengikuti pelatihan Service Excellent pada Senin, 9 Februari 2026. Bertempat di ruang Serbaguna 1 UMKU, pelatihan ini menggandeng Customer Service Officer Bank Mandiri Kudus, Maulana Fazha.

Dalam keterangannya, Fazha menjelaskan tentang sejumlah materi. Seperti service mindset (pola pikir saat memberikan pelayanan), customer experience (kesan pelanggan), excellence communication (komunikasi ekselen), hingga handling complaint (penanganan keluhan).

Berkiatan dengan service mindset, Fazha mengajak tendik UMKU untuk bisa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh mahasiswa serta siapapun yang datang ke UMKU.

Menurutnya, banyak alasan mengapa pelayanan itu penting demi kemajuan institusi. Selain merupakan tugas Tendik sebagai penyedia layanan, tapi pelayanan yang baik menjadikan customer senang hingga akhirnya membagikan hal positif ke orang lain.

Ia melanjutkan, dengan pelayanan baik yang diberikan Tendik UMKU, juga akan memberikan dampak yang baik pula. Siapapun yang datang ke UMKU akan merasa puas, layanan yang bagus juga bisa menjadi bahan rekomendasi ke orang lain.

“Pelayanan yang baik juga membuat citra UMKU makin positif, pendapatan meningkat dan lebih efisien. Berbeda jika pelayanan buruk, mahasiswa kecewa, nama baik kampus jatuh, dan catatan buruk itu akan terus diingat” terangnya.

Lebih lanjut Fazha menjelaskan tentang Customer Experience. Dalam hal ini, pengalaman yang diterima customer bisa dari apa yang mereka rasakan, pikirkan, lihat dan dengar, hingga apa yang mereka sentuh maupun cium saat itu.

Fazha mencontohkan, apabila kampus kotor dan banyak sampah dibuang sembarangan, itu bisa menjadi pengalaman buruk bagi mahasiswa yang datang.

Untuk itu menurutnya, pengalaman yang didapat customer sangat penting diperhatikan. Tendik UMKU diharapkan bisa memberikan pelayanan terbaik hingga membuat mahasiswa maupun siapapun yang datang ke UMKU ingat dengan momentum itu.

Customer Experience adalah pembeda dengan yang lain. Customer Experience mendorong loyalitas mahasiswa dan keluarganya,” ujarnya.

Di samping itu, Fazha juga menekankan tentang penggunaan kalimat positif saat berkomunikasi dengan customer. Sebab menurutnya, citra diri adalah citra korporasi.

“Senantiasa menjaga nama baik diri dalam mewakili institusi dengan memberikan kesan yang baik dan sopan dalam pandangan pertama,” tegasnya.

Sebelum mengakhiri kegiatan, Fazha menyampaikan teknik dalam menangani keluhan customer atau mahasiswa. Petama, mendengarkan dengan penuh perhatian, tatap wajahnya sembari senyum.

Kedua, mengucapkan permohonan maaf dengan tulus, utamakan empati dan segera merespons. Ketiga, mengucapkan terima kasih dengan ramah dan tanggung jawab. Terakhir, berpikir positif, menyelesaikan masalah dengan solusi terbaik.

Pelatihan Service Excellent ini pun berakhir dengan lancar. Fazha berharap, materi yang disampaikan bisa memberikan manfaat dan membuat UMKU makin dikenal dengan pelayanan terbaiknya.

“Terima kasih atas perhatian bapak ibu semua, mudah-mudahan apa yang saya sampaikan bisa diambil poin baiknya dan bisa diaplikasikan semua tenaga kependidikan UMKU,” tutupnya. (NR)