Tingkatkan Kesehatan Warga, 98 Mahasiswa Profesi Ners UMKU Praktik Keperawatan Komunitas di Jateng-DIY

Praktik Keperawatan Komunitas yang dilakukan mahasiswa Profesi Ners UMKU. (dok. Prodi Profesi Ners UMKU)

KUDUS — Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) melalui program studi (Prodi) Pendidikan Profesi Ners melaksanakan kegiatan Praktik Keperawatan Komunitas dengan tema “Mewujudkan Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” di berbagai wilayah Pulau Jawa pada 24 November sampai dengan 27 Desember 2025.

Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran diselenggarakannya kegiatan tersebut tersebar di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yaitu di Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, Kabupaten Magelang, dan Kota Yogyakarta.

Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Tri Suwarto, M.Kep mengungkapkan, total ada 98 mahasiswa Prodi Profesi Ners UMKU yang mengikuti praktik keperawatan yang dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UMKU, Indanah, M.Kep., Ns., Sp.Kep. An. tersebut.

“Praktik ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif berbasis komunitas,” ungkap Tri Suwarto.

Ia menjelaskan, selama lebih dari satu bulan pelaksanaan, mahasiswa Profesi Ners UMKU melakukan berbagai rangkaian kegiatan keperawatan komunitas.

Pertama, Pengkajian Kesehatan Masyarakat. Dilaksanakan pada minggu pertama 24-29 November 2025, kegiatan dilakukan dengan mengunjungi sejumlah rumah untuk mengidentifikasi faktor risiko masalah kesehatan masyarakat, khususnya penyakit tidak menular (PTM).

Kedua, dilakukan pemaparan dan analisis data kesehatan masyarakat dengan melibatkan tokoh masyarakat dan warga setempat. Ketiga, dilakukan edukasi dan promosi kesehatan dengan dilaksanakan secara bertahap,

Keempat, dilakukan skrining kesehatan dan pemeriksaan. Mahasiswa melakukan pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan gula darah, serta skrining PTM (Penyakit tidak Menular) bagi warga, terutama kelompok lansia.

Terakhir, dilaksanakan kegiatan Senam Massal bersama lansia. Hal ini sebagai upaya promotif mahasiswa profesi Ners UMKU dalam meningkatkan aktivitas fisik dan kualitas hidup masyarakat.

“Seluruh kegiatan didukung oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, kader kesehatan, RT/RW, serta masyarakat setempat yang menunjukkan antusiasme tinggi,” ungkap Tri Suwarto.

Pihaknya menambahkan, kegiatan ini juga menjadi media penguatan kompetensi mahasiswa dalam asuhan keperawatan komunitas. Melalui praktik ini, mahasiswa dilatih melakukan pengkajian, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan secara komprehensif di masyarakat.

“Kami berharap, dampak positif dari praktik keperawatan oleh mahasiswa prodi Profesi Ners UMKU dapat dirasakan langsung oleh warga,” harapnya.

Respon positif terkait kegiatan ini pun datang langsung dari Dekan Fikes UMKU, Indanah, M.Kep., Sp.Kep.An. Pihaknya menilai, praktik keperawatan komunitas ini merupakan bentuk implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi sekaligus sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa.

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk perawat profesional yang peka terhadap masalah kesehatan komunitas,” katanya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Indanah menilai, UMKU menegaskan komitmennya dalam mencetak perawat profesional yang berorientasi pada promosi dan pencegahan penyakit. Sekaligus berperan aktif dalam mewujudkan generasi sehat untuk masa depan yang hebat. (Prodi Profesi Ners UMKU/NR)