KUDUS — Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 program studi (prodi) S1 Keperawatan. Termasuk dalam Fakultas Ilmu Kesehatan UMKU, prodi S1 Keperawatan memiliki akreditasi Baik Sekali.
Kepala Biro Humas dan Admisi UMKU, Moh. Aris Prasetiyanto, S.Pd., M.Pd. menyampaikan, prodi S1 Keperawatan menjadi salah satu pilihan terbanyak calon mahasiswa baru yang mendaftar UMKU tiap tahunnya.
Selain memiliki akreditasi yang bagus, Aris mengugkapkan bahwa prodi S1 Keperawatan UMKU terhubung dengan lebih dari 25 mitra kesehatan di Indonesia maupun luar negeri.
“Banyak lulusan S1 Keperawatan UMKU terserap di rumah sakit pemerintah dan swasta yang ada di Indonesia, bahkan ada juga yang bekerja di luar negeri seperti Jepang,” ungkap Aris.
Pihaknya melanjutkan, kurikulum dalam prodi S1 Keperawatan UMKU berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) keperawatan.
Bersama dosen-dosen profesional dengan kualifikasi Ners, S2, dan S3, banyak materi perkuliahan yang diterima mahasiswa selama menempuh pendidikan.
“Menjadi mahasiswa S1 Keperawatan UMKU, ada materi tentang keperawatan jiwa dan komunitas. Yakni mempelajari asuhan keperawatan kesehatan jiwa seperti ganggungan mental dan komunitas seperti promosi kesehatan masyarakat hingga pencegahan penyakit,” jelas Aris.
Kemudian, mahasiswa S1 Keperawatan UMKU juga belajar tentang Manajemen Keperawatan. Meliputi pola kepemimpinan, pengelolaan sumber daya, kebijakan rumah sakit, dan etika manajerial perawat.
Selanjutnya, belajar tentang Keperawatan Gerontik. Fokus pada keperawatan lansia, termasuk penyakit degeneratif seperti demensia, osteoporosis, dan penuaan sehat.
Materi lain yang dipelajari yakni tentang Riset dan Evidence-Based Nursing Practice (EBNP). Membahas tentang metode penelitian keperawatan, analisis data, dan penerapan bukti ilmiah dalam praktik klinis.
“Mahasiswa S1 Keperawatan UMKU juga belajar tentang Keperawatan Medikal Bedah, fokus pada perawatan pasien dengan gangguan sistemik non-bedah seperti diabetes, jantung, dan paru-paru,” ungkap Aris.
“Ada pula materi perkuliahan tentang Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis. Mahasiswa akan belajar tentang penanganan pasien akut di UGD/ICU dan lainnya,” imbuhnya.
Dengan banyaknya materi pembelajaran tersebut, peluang karier lulusan S1 Keperawatan UMKU sangat luas. Terlebih selama kuliah, UMKU menyediakan berbagai laboratorium yang disesuaikan dengan kondisi sebenarnya di fasilitas kesehatan.
Menurut Aris, lulusan S1 Keperawatan UMKU berpeluang menjadi perawat di rumah sakit pemerintah dan swasta, perawat di Puskesmas dan Klinik, perawat IGD, ICU, dan ruang operasi, hingga menjadi perawat home care dan hospice.
Untuk itu, di momentum Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMKU tahun akademik 2026/2027 yang buka sampai dengan akhir September 2026 ini, Aris mengajak siapapun yang tertarik dengan dunia medis, bisa memilih prodi S1 Keperawatan UMKU.
Terlebih jika daftar di periode Januari-Maret 2026, pendaftar akan mendapat potongan biaya registrasi senilai Rp2,5 juta.
“Pendaftaran PMB UMKU tahun akademik 2026/2027 bisa dilakukan langsung melalui laman sipenmaru.umku.ac.id,” ujar Aris.
“Informasi lebih lanjut tentang PMB UMKU bisa didapat dengan datang langsung ke Kantor Layanan PMB UMKU di Crystal Building Kampus 1 UMKU yang buka Senin-Sabtu atau melalui WhatsApp PMB UMKU di nomor 082231140018,” tutupnya. (NR)