Strategi Mahasiswa UMKU Tekan Angka DBD Lewat Edukasi Kesehatan dan Spray Serai Mandiri

Praktik pembuatan spray serai mandiri oleh mahasiswa UMKU dengan diikuti warga Desa Karangmalang, Kudus. (dok. KKN UMKU)

KUDUS — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) Kelompok 06 melaksanakan kegiatan penyuluhan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sekaligus praktik pembuatan spray anti nyamuk berbahan alami pada Sabtu, 28 Desember 2025.

Adapun penyuluhan dilakukan bersamaan dengan kajian rutin ibu-ibu jamaah ‘Aisyiyah Ranting Karangmalang yang bertempat di Masjid Nurul Haq, Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.

Ibu-ibu ‘Aisyiyah pun antusias mengikuti penyuluhan yang difasilitasi oleh mahasiswa KKN UMKU tersebut. Baik saat mendengarkan materi maupun ketika praktik.

Koordinator Desa KKN UMKU Kelompok 06 Karangmalang, Ahmad Shoim mengungkapkan, penyuluhan pencegahan DBD dilakukan sebaga salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi kesehatan masyarakat, terlebih bertepatan dengan musim penghujan.

“Program ini kami rencanakan karena pelaksanaan KKN bertepatan dengan musim hujan, sehingga potensi berkembangnya nyamuk cukup tinggi. Kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus solusi sederhana yang bisa diterapkan secara mandiri,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, penyuluhan DBD ini menggandeng dosen UMKU, Ns. Lasmini, M.Kep. sebagai pemateri. Para peserta yang hadir diberikan pemahaman mengenai penyebab penyakit DBD, cara penularan, gejala yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan. Mulai dari menjaga kebersihan lingkungan hingga pemberantasan sarang nyamuk.

Selain penyuluhan, mahasiswa KKN UMKU Kelompok 06 juga mengajak peserta untuk mengikuti praktik langsung pembuatan spray anti nyamuk berbahan serai.

“Praktik ini bertujuan memberikan alternatif pengendalian nyamuk yang mudah, murah, dan ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar rumah,” ujar Shoim.

Ia menjelaskan, pemilihan serai sebagai bahan utama spray anti nyamuk didasarkan pada kemudahan memperoleh bahan tersebut serta aromanya yang tidak disukai nyamuk.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UMKU Kelompok 06 berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Karangmalang akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pencegahan penyakit DBD sejak dini, sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.

“Kami berharap masyarakat dapat mempraktikkan pembuatan spray ini secara mandiri sebagai langkah pencegahan DBD di lingkungan masing-masing,” tegas Shoim. (KKN UMKU Desa Karangmalang/NR)