S1 Gizi UMKU Buka PMB, Didukung Lab Kulinologi Modern

Mahasisa S1 Gizi UMKU sedang praktik membuat makanan yang kaya akan gizi sehat. (dok. Humas-Admisi UMKU)

KUDUS — Dalam upaya memenuhi kebutuhan tenaga ahli gizi yang profesional dan mampu berkontribusi pada peningkatan status gizi masyarakat, Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) kembali membuka pendaftaran untuk Program Studi (Prodi) S1 Gizi dalam momentum Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2026/2027.

Prodi dengan akreditasi Baik ini siap membekali mahasiswa dengan ilmu gizi mutakhir dan keahlian praktis yang dibutuhkan di dunia kerja. Termasuk mencetak ahli gizi kompeten dalam bidang kesehatan masyarakat.

Kepala Biro Humas dan Admisi UMKU, Moh. Aris Prasetiyanto, S.Pd., M.Pd. mengungkapkan, Prodi S1 Gizi UMKU memiliki sejumlah keunggulan. Salah satunya, mahasiswa memiliki kesempatan luas untuk praktik di Rumah Sakit dan Puskesmas yang menjadi mitra UMKU.

“Guna mendukung kegiatan perkuliahan, kampus juga menyediakan Lab Gizi dan Kulinologi modern yang bisa dimanfaatkan mahasiswa dalam menunjang pembelajaran,” ungkap Aris.

Ia melanjutkan, kurikulum pendidikan di S1 Gizi UMKU berbasis kompetensi, lengkap, dan aplikatif. Kurikulum yang dipelajari di antaranya terkait gizi masyarakat dan kesehatan publik, konseling gzizi, dietetik & terpai gizi, food safety & hygiene, hingga manajemen pelayanan gizi.

“Banyak alumni S1 Gizi UMKU yang bekerja di berbagai fasilitas kesehatan,” ungkap Aris.

Lebih lanujut, Aris menjelaskan, prodi S1 Gizi UMKU juga menerapkan sejumlah program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Di antaranya dengan praktik di lebih dari 16 Rumah Sakit mitra UMKU, mahasiswa bisa magang di Puskesmas dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Tidak hanya itu, prodi S1 Gizi UMKU juga menjalin kerja sama program Gerakan Menjaga Periode Emas (Gemas) dengan PT Djarum. Lalu mahasiswa prodi Gizi UMKU juga bisa studi independen di industri makanan.

Aris menuturkan, setelah mahasiswa menyelesaikan perkuliahan lulusan S1 Gizi UMKU memiliki prospek pekerjaan yang sangat luas.

Bisa menjadi seorang Ahli Gizi di Rumah Sakit, menjadi Konsultas Gizi, Quality Control Industri Makanan, Program Offiser Gizi Puskesmas, hingga seorang Entrepreneur Food & Nutrition.

“Sebagai lulusan S1 Gizi UMKU, mereka juga dibekali kemampuan tambahan yang dibutuhkan di dunia kerja. Yaitu sifat yang dapat dipercaya, bertanggunh jawab, berakhlak mulia, dan profesional,” terang Aris.

Untuk itu, Aris mengajak seluruh masyarakat Kudus yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, bisa mendaftar ke UMKU. Khusus untuk Gelombang Spesial Milad, November-Desember 2025, UMKU memberikan potongan biaya registrasi senilai Rp3 juta bagi calon mahasiswa baru yang mendaftar di prodi kesehatan.

Total UMKU memiliki 10 prodi kesehatan yang terbagi dalam 2 fakultas. Terdiri atas Fakultas Ilmu Kesehatan dengan prodi D3 Keperawatan, D4 Tekonologi Laboratorium Medis, S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, S1 Administrasi Rumah Sakit, S1 Gizi, Profesi Ners, dan Profesi Bidan.

Selanjutya ada di Fakultas Farmasi dengan dua prodi, yaitu S1 Farmasi, Profesi Apoteker. (NR)