KKN UMKU Wujudkan Lingkungan Sehat dengan Olah Limbah Galon Jadi Pot Tanaman Obat

Mahasiswa KKN UMKU di Desa Karangampel saat membuat pot tanaman obat keluarga dengan mengolah galon bekas. (dok. KKN UMKU di Desa Karangampel)

KUDUS — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) mengolah limbah galon bekas menjadi pot tanaman obat keluarga di Desa Karangampel, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus pada Minggu, 28 Desember 2025.

Aksi peduli lingkungan yang diinisiasi mahasiswa KKN UMKU ini juga menggandeng Karang Taruna Bina Bangsa Desa Karangampel serta sejumlah masyarakat setempat.

Koordinator KKN UMKU di Desa Karangampel, Fachrizza Anfasa Abshor menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah plastik agar lebih bernilai guna serta ramah lingkungan.

“Masih banyak galon bekas air minum yang hanya dibuang dan berpotensi mencemari lingkungan. Kami mencoba menghadirkan solusi sederhana yang bisa diterapkan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah galon bekas dikumpulkan. Kemudian, galon-galon tersebut dibersihkan, dipotong, lalu dicat agar memiliki nilai estetika sebelum digunakan sebagai pot tanaman.

Fachrizza mengungkapkan, tanaman yang ditanam dalam pot merupakan tanaman obat keluarga, seperti jahe, kunyit, kencur, temulawak, dan serai. Tanaman tersebut dipilih karena mudah dibudidayakan serta memiliki manfaat bagi kesehatan keluarga.

“Selain praktik langsung membuat pot hingga menanam, kami juga memberikan penjelasan mengenai perawatan tanaman obat agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” jelas Fachrizza.

Mahasiswa KKN UMKU berharap, kegiatan yang mereka lakukan bisa memberikan manfaat bagi warga Desa Karangampel. Sampah galon bekas bisa lebih bermanfaat dan banyak rumah memiliki tanaman obat.

Di samping itu, Ketua Karang Taruna Bina Bangsa Desa Karangampel, Ahmad Nor Yusuf Cola mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan mahasiswa KKN UMKU. Menurutnya, pengolahan galon bekas menjadi pot tanaman obat keluarga menjadi contoh positif bagi masyarakat dalam memanfaatkan limbah plastik.

“Kegiatan ini memberikan ide baru bagi warga. Galon bekas yang sebelumnya tidak terpakai kini bisa dimanfaatkan dan memperindah lingkungan,” tuturnya.

Ke depan, Ahmad Nor berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan warga Desa Karangampel dan menjadi kebiasaan positif dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung pemanfaatan tanaman obat di tingkat rumah tangga. (Tim KKN UMKU Desa Karangampel/NR)