Dua Mahasiswa UMKU Ambil Bagian dalam Studentpreneur Bootcamp 2026

Mahasiswa UMKU, Bai'atu Izza (kiri) dengan produk fashion I.W.A Style dan Marchellino Hanif Firmansyah (kanan) dengan produk Parfaiz Woodcraft saat mengikuti Studentpreneur Bootcamp 2026. (dok. UMKU)

KUDUS — Dua orang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) terpilih untuk mengikuti Studentpreneur Bootcamp 2026 yang diselenggarakan Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Jumat-Minggu (17-19/7/2026).

Diikuti 35 Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia, UMKU memperkenalkan produk di bidang fashion dan furniture yang dikembangkan mahasiswanya.

Dua mahasiswa UMKU yang ikut serta adalah Bai’atu Izza dari program studi (prodi) S1 Keperawatan dengan produk fashion miliknya I.W.A Style dan Marchellino Hanif Firmansyah prodi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dengan produk furniture Parvaiz Woodcraft.

Kepala Biro Karir Biro Kemahasiswaan UMKU, Edi Wibowo Suwandi S.Kep., Ns. M.Kep. bersyukur mahasiswa UMKU bisa ikut serta dalam Studentpreneur Bootcamp kali ini.

Program rutin yang digelar setiap tahun oleh MCEBI menjadi kesempatan luar biasa bagi mahasiswa PTMA untuk memperkenalkan produk-produk usahanya lebih luas.

“Harapan kami dengan mengikuti kegiatan ini, mahasiswa UMKU bisa lebih mengembangkan usaha yang ditekuninya sekarang. Selain sukses di akademis, juga sukses menjadi wirausahawan,” ungkap Edi saat dimintai keterangan.

Lebih lanjut ia menceritakan, Izza dan Marchel terpilih mengikuti Studentpreneur Bootcamp 2026 karena usaha keduanya sudah mempunyai izin lengkap.

Selain itu, usaha keduanya juga memiliki kelebihan dan sudah terjual ke berbagai wilayah di Indonesia.

Seperti produk furniture Parvaiz Woodcraft milik Marchel, limbah kayu jati dimanfaatkan dan diolah menjadi tumbler, papan nama, hingga gambar.

Menariknya, saat pembukaan Studentpreneur Bootcamp 2026 yang dihadiri langsung Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., salah satu karya Marchel dibeli Menteri Andi Amran senilai Rp1 juta.

“Marchel sudah mulai mengembangkan usahanya sekitar dua tahun lalu, dia senang saat Menteri membeli salah satu produknya,” cerita Edi Wibowo.

Kemudian untuk produk fashion I.W.A Style milik Izza, mahasiswi UMKU tersebut mampu memperkenalkan kain Troso khas Jepara ke berbagai wilayah.

Dengan kemampuan seni yang dimiliki, Izza mampu menyulap kain Troso menjadi busana kekinian yang disuka Generasi Z.

“Selama mengikuti Studentpreneur Bootcamp 2026, banyak yang tertarik dengan karya mahasiswa UMKU ini, kami sangat senang,” cerita Edi yang mendampingi kedua mahasiswa UMKU tersebut.

Guna mengembangkan potensi wirausaha mahasiswa, Edi mengungkapkan bahwa selama ini UMKU selalu mendukung setiap kompetensi mahasiswanya.

Salah satunya dengan menyelenggarakan berbagai Workshop dan Seminar dengan menggandeng para ahli di bidangnya. Seperti workshop tentang packaging produk, branding produk, dan lainnya. (NR)