KUDUS — Aksi tanam bibit pohon yang dilakukan anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah Indonesia (PTMAI) zona IV Jateng-DIY di lereng Gunung Muria mendapat apresiasi dari sejumlah pihak. Hal itu dinilai bermanfaat bagi warga sekitar dan menjaga kelestarian alam.
Adapun aksi tanam pohon sejumlah mahasiswa tersebut merupakan salah satu agenda dari Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) BEM PTMA Zona IV Jateng-DIY di Kudus pada Kamis-Jumat, 9-10 April 2026.
Presiden BEM UMKU, Eka Rizqiana menjelaskan, BEM PTMA Zona IV membidangi sektor pendidikan, lingkungan, dan ekonomi. Aksi tanam pohon di lereng Gunung Muria, tepatnya di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kudus, menjadi perwujudan mereka dalam melestarikan lingkungan.
“Dengan menanam pohon, kami ikut menjaga kelestarian alam. Semoga bibit pohon buah-buahan yang kami tanam dapat bermanfaat bagi warga sekitar,” ujarnya.
Selain mahasiswa, Wakil Rektor 3 UMKU Dr. Rizka Himawan, S.Psi., M.Psi. juga ikut serta dalam aksi tanam pohon tersebut. Pihaknya pun antusias dan semangat saat menanam bibit pohon buah bersama mahasiswa.
Rizka menilai, Indonesia menawarkan banyak keindahan alam, termasuk Kabupaten Kudus dengan Gunung Murianya. Namun indahnya alam juga rawan bencana, seperti tanah longsor.
Sebab itu, perlu adanya kerja sama banyak pihak untuk terus menjaga alam. Salah satunya dengan menanam pohon, agar air hujan terserap dengan baik dan kontur tanah di dataran tinggi tetap stabil.
“Meskipun bibit pohon yang ditanam tidak banyak, semoga dampak yang diberikan luar biasa. Think Globally, Act Locally,” tegasnya.
Apresiasi atas aksi BEM PTMA itu juga datang dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kudus. Ketua PDM Kudus Noor Muslikhan S.Sos menyampaikan, penanaman bibit pohon tersebut merupakan bukti kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan.
“Semoga ini menjadi momentum bagaimana kita melestarikan lingkungan hidup,” ujarnya.
Kepada mahasiswa PTMAI Muslikhan berpesan, mereka harus terus berubah menjadi lebih baik. Terus berupaya membangun negeri ini, bukan hanya di sektor lingkungan, tapi juga karakternya.
“Mari berubah menjadi lebih baik,” tegasnya. (NR)